Minggu, 04 Februari 2018

Tips Untuk Membangun Semangat Kuliah Yang Udah Mulai Kendor




Pengalaman yang kualami menjadi anak semester 4 menuju semester 5. Bosan. Rasa bosan itu menghampiri dan melekat disanubari. Menganggap pelayaran yang selami ini dijalani tidak berarti. Itu Aku Banget. Aku ngerasa semester ini tuh kaya buang-buang waktu aja. Bahkan aku berniat untuk berhenti kuliah. Dan ternyata setelah tanya sama temen-temenku yang laen ternyata mereka merasakan perasaan yang sama dengan ku. 
Ternyata rasa bosan ini berjamaah.
Tapi akhirnya aku bisa survive. Oleh sebab itu di sini Aku mau berbagi tips agar kita bisa survive dalam menghadapi kuliah yang sudah membosankan ini.

1.    Solah Tahajut
Solat Tahajut itu andalan banget loh guys!! (buat temen-temen yang muslim) Solat Tahajut bisa dijadiin alternative. Apapun masalahmu Tahajut lah, bukan Cuma masalah kuliah, Tahajut juga bisa jawab semua permasalahan kita, dari masalah yang  berat sekali pun, minta ampun atas dosa-dosa yang melimpah ruah, minta sesuatu yang sangat mustal sekalipun bisa dinego dalam tahajut. Bahkan minta jodoh juga bisa loh *eh.
Malam yang sunyi, membuat siapa yang berdoa disepertiga malam pasti akan merasakan indahnya berdoa nan meminta. Dan siapa yang berdoa kepada Allah pasti akan dikabulkan, siapa yang meminta akan diberikan. Dan solat Tahajut adalah waktu yang tepat untuk meminta petunjuk langsung dari Allah Azza wa jalla.

2.    Minta Tanggapan Orang Tua
Yah berhubung aku kuliat masih dibiayain orang tua jadi harus musyawarah sama yang membiayaiku kuliah.  Sebagai orang tua mereka sedih setelah mendengarkan pernyataanku yang ingin berhenti kuliah.
Dari sisi lain, selain diriku sendiri ada orang tuaku yang mengharapkan kesuksesan ku dari jalan kuliah ini. Hampir semua orang tua mengingginkan anak-anak bisa sekolah tinggi. Ada orang tua yang bisa mewujudkan keinginan itu dengan mudah ada juga yang dengan susah payah. Dan jika orang tua kita termasuk golongan yang susah payah dalam menyekolahkan anaknya maka keputusan yang paling tepat jangan keluar dari kuliah.
Walaupun tidak ada yang bisa menjamin kesuksesan  dengan lulus kuliah dan bergelar sarjana. Namun setidaknya kita bisa membuat orang tua kita bangga karna dapat membuat anaknya bisa memiliki jenjang lebih bagus dari pada mereka.

3.    Konsultasi PA (Pembimbim Akademik)
Setiap mahasiswa pasti punya Pembimbing Akademik masing-masing, dan sebagai mahasiswa seorang PA adalah konselor yang cocok banget untuk konsultasi tentang kuliah.
Dari pengalamanku, curhat sama PA adalah keputusan yang sangat tepat (kecuali kalo PA kalian emang killer atau  kurang bersahabat). Bedasarkan pengalaman dari PA-ku harapan orang tua yang mengkuliahkan anaknya adalah derajat yang lebih dihormati dari gelar sarjana. –yah Waupun zaman sekarang gak ngaruh sih sebuah gelar itu-

4.    Cari Temen Yang Kurang Beruntung
Bukan  bermaksud merendahkan atau yang lainya. Waktu kita SMA/SMK/MAN atau pondok, kita pasti punya temen yang pinter dan pingin kuliah (lebih layak kuliah dari pada kita) tapi tidak bisa kuliah karena adanya suatu keterbatasan. Dari merka kita bisa mengambil hikmah dan minimal kita bisa mensyukuri keberuntungan yang diberikan kepada kita.

5.    Minta Pendapat Sama Seseorang Yang Lebih Dewasa
Dewasa bukan berarti tua. Seseorang yang bisa dijadikan sebagai teman curhat juga bukan seseorang yang jauh, bisa teman dekat kita atau sepupu yang menurut kita dia lebih dewasa dari kita.

Semua orang memang ada rezekinya masing-masing, ada jalan untuk menggapai kesuksesan yang berbeda beda, dan tidak hanya dengan kuliah. Tapi setidaknya dengan kuliah kita bisa membuka cakrawala dan menambah wawasan. Dan membuat orang tua kita bangga karna kita satu jenjang lebih baik dari orang tua kita.
Semoga tips ini bisa mengobati kegalauan temen-temen.